Rabu, 25 Juni 2014

TakdirNya Begitu Indah


 

Dulu waktu masih SMP pengen banget tinggal di pondok pesantren dan mengikuti segala aktivitasnya termasuk menghapal Al-Qur'an, karena sesuatu dan lain hal keinginan itu luntur begitu saja, akhirnya diriku hanya bisa masuk Madrasah Tsanawiyah. Legowo saja dengan kepeutusan ibu waktu itu dan akhirnya saya bersekolah dengan tekun di MTs saat itu.

Keinginan itu muncul lagi saat saya dapat info bahwa Rumah Tahfidz Muslimah mengadakan rekruitment, akhirnya saya mencoba mendaftar dengan segala keterbatasan yang saya miliki, namun hal itu tidak menyurutkan tekad saya untuk ikut mendaftar di RTM. Saya menghubungi pihak RTM untuk memperoleh beberapa info yang lebih jelas, singkat cerita pihak RTM mengirimkan Formulir via Email, akan tetapi saat itu saya lagi tidak di Makassar lebih jelasnya saya tidak bisa akses internet, akhirnya saya telat mendaftar dan hampir tidak bisa ikut test. saya melobi kepada pihak RTM agar saya bisa ikut tes akhirnya di izikan  ikut test tanpa mengirim berkas persyaratan, hanya berdo'a saja supaya bisa lolos. :)

Beberapa hari telah berlalu disaat saya hendak melakukan rutinitasku lari 10 km terakhir sebelum mendaki puncak Gunung Bawakaraeng teman yang HPnya saya pinjam untuk menghubungi pihak RTM memangilku dengan kode tangan di ayunkan, dan langsung melihatkan isi sms, tidak ada namaku dalam sms itu. tiba-tiba suasana hati menjadi berubah tak lagi renyah tak ada lagi tawa, semua berubah menjadi renungan dan banyak berdiam sejenak dan flashback dengan usaha dan kesalahan-kesalahan yang telah ku lakukan selama ini. akhirnya aku menerima ini semua sebagai Takdir Allah, inilah rencana Allah kepadaku, masih ada skenario Allah yang lebih Indah lagi. singkat cerita tepat pukul 00.00 saya melanjutkan lari 10 km, lari kali ini berbeda yang awal-awalnya saya hanya mampu lari 5-6 km nonstop kali ini saya menghabiskan malam dengan lari 10 km nonstop (lari terakhir sebelum ke puncak dan sebelum meninggalkan Sul-Sel), akhirnya aku putuskan mendaftarkan diri di yayasan DHBS Bontang, Kalimantan Timur, singkat cerita Alhamdulillah saya diterima dan segera terbang ke bontang dalam waktu dekat (setelah pendakian g. Bawakaraeng).

Saat ini saya berada di Luar SUL-SEL dilingkungan yang tak pernah terbanyang dibenak saya selama ini, sebuah lingkungan yang ada dalam alam pikiran saya saat saya masih Madrsah Tsanawiyah dulu, Skenario Allah itu sangat indah, tak akan pernah saya sia-siakan kesempatan ini, begitu besar ladang pahala yang telah dipersiapkan dilingkungan baru ini. saya selalu berdo'a semoga bisa Istiqomah hingga Syahid, tidak mau menuntut apapun tapi hanya mau dapat Ilmu akherat dan menebar kebaikan itu saja. AAMIIN!!!!
akan banyak kisah dan cerita sepulang dari DHBS ini, Insyaa ALLAH.

Belajar manjadi Tauladan yang memiliki komitmen dakwah yg kuat, Insyaa Allah.